Perencanaan

Cara Menghitung Kebutuhan Panel Surya (kWp) untuk Rumah

Oleh Tim Teknik NetO EnergyDiperbarui 6 menit baca

Ringkasan

Kapasitas panel surya rumah dihitung dari pemakaian listrik siang hari dibagi produksi harian per kWp. Di Indonesia, 1 kWp rata-rata menghasilkan 3,6–3,8 kWh per hari. Rumah yang memakai sekitar 11 kWh listrik pada siang hari membutuhkan sistem sekitar 3 kWp, atau 6 panel berkapasitas 550 Wp.

Rumus dasar kapasitas PLTS rumah

Kapasitas PLTS dinyatakan dalam kWp (kilowatt-peak), yaitu daya maksimal panel pada kondisi uji standar. Untuk memperkirakan kapasitas yang Anda butuhkan, gunakan rumus berikut:

  • Radiasi matahari harian: rata-rata nasional sekitar 4,8 kWh/m²/hari menurut Kementerian ESDM, lebih rendah di kawasan barat dan lebih tinggi di kawasan timur Indonesia.
  • Rasio performa (performance ratio): 0,75–0,80 untuk sistem yang dirancang dengan baik, sudah memperhitungkan suhu panel, kabel, debu, dan efisiensi inverter.
  • Hasilnya: 1 kWp menghasilkan sekitar 3,6–3,8 kWh per hari, atau 108–115 kWh per bulan.

Langkah 1: Cek pemakaian listrik bulanan

Lihat riwayat pemakaian kWh di tagihan PLN atau aplikasi PLN Mobile selama 6–12 bulan terakhir, lalu ambil rata-ratanya. Bagi angka tersebut dengan 30 untuk mendapatkan pemakaian harian. Contoh: pemakaian 600 kWh per bulan berarti sekitar 20 kWh per hari.

Langkah 2: Perkirakan porsi pemakaian siang hari

Sejak berlakunya Permen ESDM No. 2 Tahun 2024, listrik PLTS yang mengalir ke jaringan PLN tidak lagi mengurangi tagihan pelanggan baru. Artinya, hanya listrik yang terpakai langsung saat matahari bersinar (sekitar pukul 08.00–16.00) yang menghasilkan penghematan. Pada rumah tangga, porsi ini biasanya 40–60% dari total pemakaian, bergantung pada AC, pompa air, dan aktivitas siang hari.

Melanjutkan contoh di atas: 55% × 20 kWh = 11 kWh pemakaian siang per hari.

Langkah 3: Hitung kapasitas dan jumlah panel

11 kWh ÷ (4,8 × 0,8) = 11 ÷ 3,84 ≈ 2,9 kWp, atau sekitar 3 kWp. Dengan panel 550 Wp, dibutuhkan 2.900 ÷ 550 ≈ 5,3, sehingga dibulatkan menjadi 6 panel (3,3 kWp). Setiap panel 550 Wp berukuran sekitar 2,6 m², sehingga dibutuhkan sekitar 16 m² area atap yang tidak tertutup bayangan.

Perkiraan kapasitas PLTS on-grid berdasarkan pemakaian siang hari (asumsi 3,84 kWh/kWp/hari)
Pemakaian siangKapasitasJumlah panel 550 WpArea atap (perkiraan)
5 kWh/hari1,3 kWp3 panel± 8 m²
8 kWh/hari2,1 kWp4 panel± 10 m²
11 kWh/hari2,9 kWp6 panel± 16 m²
19 kWh/hari4,9 kWp9 panel± 23 m²
38 kWh/hari9,9 kWp18 panel± 47 m²

Langkah 4: Periksa kondisi atap

  • Arah: atap menghadap utara atau timur–barat umumnya menghasilkan produksi terbaik di Indonesia yang dekat garis khatulistiwa.
  • Bayangan: pohon, tandon air, atau bangunan tetangga dapat menurunkan produksi secara signifikan.
  • Struktur: rangka dan penutup atap harus mampu menahan beban panel dan dudukan (sekitar 12–15 kg/m²).

Perhitungan di atas adalah estimasi awal. Untuk angka berdasarkan lokasi Anda, coba Simulator PLTS atau minta survei lokasi gratis agar tim kami mengukur atap dan pola pemakaian secara langsung.

Pertanyaan terkait

Berapa kWp panel surya untuk rumah 2.200 VA?

Daya tersambung 2.200 VA tidak langsung menentukan kapasitas PLTS. Yang menentukan adalah pemakaian siang hari. Rumah 2.200 VA dengan pemakaian siang 8–11 kWh per hari umumnya cocok dengan sistem 2–3 kWp.

Berapa luas atap untuk 1 kWp panel surya?

Sekitar 5 m² area atap tanpa bayangan untuk setiap 1 kWp, dengan panel modern berkapasitas 550 Wp yang masing-masing berukuran sekitar 2,6 m². Sisakan ruang tambahan untuk jalur perawatan.

Sumber

  1. Kementerian ESDM — Pemanfaatan Energi Surya di Indonesia
  2. Peraturan Menteri ESDM No. 2 Tahun 2024 tentang PLTS Atap (JDIH Kementerian ESDM)
  3. Global Solar Atlas (World Bank Group & Solargis)

Baca juga

Rumah dengan panel surya di atap

Mulai sekarang

Mulai Dengan Survei Gratis Hari Ini

Setiap proyek dimulai dengan memahami kondisi nyata lokasi dan kebutuhan energi klien. Tidak ada rekomendasi sistem sebelum data tersebut tersedia.